Minggu, 19 Juli 2009

Tenangkan hidup dengan sedikit harapan

Setiap manusia umumnya tidak tahan terhadap penderitaan akibat kekalahan, rasa sakit, penghinaan, penipuan, perampasan, penindasan, dan bentuk-bentuk siksaan fisik maupun psikis lainnya.
Sebaliknya hampir semua manusia mendambakan kebahagiaan atau kesenangan. Untuk itu setiap manusia akan berlomba-lomba dan berusaha mencari kemenangan dalam setiap kompetisi kehidupan. sebab, segala bentuk kekalahan dalam pertandinga sering sangat menyakitkan. Manusia cenderung menghindar dari rasa sakit.
Niscaya perasaan kita merasa sakit manakala dihina, ditipu, dirampas/dirampok harta maupun kemerdekaan kita, ditindas maupun disiksa. Sepanjang hayat kita tak ingin rasa sakit itu menguasai tubuh dan pikiran kita. Untuk itu, setiap manusia akan berusaha melawan atau menghindari rasa sakit. Apakah manusia selalu menang dalam melawan rasa sakit atau penderitaan itu?
Menang atau kalah, manusia selalu butuh pelampiasan psikis untuk berkeluh kesah berharap-harap dan berterima kasih atau bersyukur. Di sinilah, sering muncul spotanitas sebuah sosok artifisial sebagai tempat berkeluh kesah. Sosok itu adalah pengharapan yang mahatinggi yang sering disebut sebagai Tuhan semesta alam.
Secara teoritis, orang-orang yang kalah , teraniaya, menderita, terasing dari kehidupan sosial, akhirnya lebih banyak membutuhkan kekuatan eksternal, aykni bisa berupa Tuhan atau sosok Ratu Adil. Padahal, Tuhan dan Ratu Adil itu tak kunjung datang untuk menyelamatkan atau membebaskan penderitaannya.
Apakah dalam kelimpahan harta benda dan kemenangan otomatis tidak ada penderitaan? Penderitaan pasti selalu ada, sebab sumber penderitaan tidak semata-mata hanya terletak pada harta benda dan kemenangan. Melainkan pada harapan, ketakutan dan ketidakpuasan.
Kita tahu, bahwa semua manusia entah kaya atau miskin, tua atau muda, laki-laki atau perempuan, pejabat atau rakyat pasti memiliki setumpuk harapan-harapan, ketakutan-ketakutan, dan sejuta ketidakpuasan. Itulah sumber abadi letak penderitaan.
Jadi, semakin sedikit kita berharap dan semakin bisa membebaskan jiwa kita dari aneka belenggu ketakutan dan semakin bisa merasa puas terhadap apapun hasil dari kerja atau apapun pilihan kita. Maka secara teoritis hidup kita akan merasa nyaman dan tidak selalu mengeluh pada Tuhan atau berharap datangnya Ratu Adil.

17 komentar:

KucingTengil mengatakan...

hmmm... pemikiran yg bagus. Tapi, mungkin itulah gunanya penderitaan, cobaan dan ujian di berikan Tuhan kepada manusia. Agar manusia menyadari dirinya lemah dan membutuhkan Tuhan

kang-dwi mengatakan...

saya setuju dengan konsep pemikirannya.......
kl perlu, tambahkan mimpi2 untuk hidup kita. Karena sebagian dari mimpi kita akan menciptakan energi luar biasa yang bisa membantu tercapainya suatu harapan

narti mengatakan...

waduh sampai gak bisa komentar. pemikiran yg bagus. capailah harapan dan cita-cita, syukurilah hidup ini.

wildan vai mengatakan...

Thanks sobat2ku dh mw comment,...n mampir,semanggat,...

an mengatakan...

wah bener sob ku kemaren juga ada temen yang kasih harapan saat aku pny masalah dia berkata ininya lihat dunia jangan jadikan dunia ini sempit lapangkan dada mu jadikan semua masalah begitu kecil

sip keep smart and enjoy sing penting ojo BOM BOman

Ani mengatakan...

Artikelnya bener banget.... dan harapan yang selalu ada hanyalah bersandar padaNYA

ajir mengatakan...

pencerahan yg bagus sob..THX :D

MOCHAMMAD FATHONNY LESSY mengatakan...

ajiiib sobat . . . makasih tulisannya :-
)

RifkyPanzer™ mengatakan...

apapun cobaan nya pasrahkan sama Allah SWT, pasti ada kehendak lain, dan jangan lupa keep On rockin' this world !

Desti mengatakan...

Hai,, Wildan...pa kabar??

lama ga saling berkomentar..

Visit my blog ya, and leave a comment.

Thank you.

NURA mengatakan...

salam sobat,,memang hidup harus tenang nyaman bahagia dunia dan ahkerat serta penuh harapan yang mulia,,begitu sobat,,,?

Informasi Dunia Bisnis mengatakan...

nice information wildan mantap ... saling comment uaw tq before bravo ...

imam mengatakan...

intinya jadilah kita manusia yang selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan kpada kita...

JHONI mengatakan...

wow...tulisan yg bagus......sangat benar dan menggambarkan manusia banget!!!!

terkadang karena sifat ke-AKU-annya sering menjerumuskan manusia ke dalam penderitaan yang sehrusnya dapat dihindari.......

ducky mengatakan...

aku gak mau menderita....
aku mau bahagia... :)
postingannya keren euy

irmasenjaque mengatakan...

sob,tulisan mu yg ini benar2 menginspirasi aku....

^_^

Megan Calista mengatakan...

Agen Judi Online
Agen Judi
Agen Judi Terpercaya
Agen Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Agen SBOBET
Agen Casino
Agen Poker
Agen IBCBET
Agen Asia77
Agen Bola Tangkas
Prediksi Skor
Prediksi Skor Bola GUINGAMP VS STADE RENNES 20 Desember 2015
Prediksi Skor CAEN VS PARIS SAINT GERMAIN 19 Desember 2015
Prediksi Pertandingan NICE VS MONTPELLIER 19 Desember 2015
Prediksi Skor REAL SOCIEDAD VS LAS PALMAS 17 Desember 2015
Prediksi Pertandingan MALAGA VS MIRANDES 17 Desember 2015
Prediksi Pertandingan VALENCIA VS BARAKALDO 17 Desember 2015

Posting Komentar